Penjualan mobil Grup Astra mencatatkan peningkatan pendapatan di kuartal I 2022. Penjualan mobil merek di bawah Astra mencapai 142.000 unit, meningkat 44%.
Pada kuartal pertama tahun 2022, Astra International meluncurkan 17 model baru dan 5 model rekondisi.

Penjualan mobil Astra meningkat 44% menjadi 142.000 unit, dengan pangsa pasar meningkat dari 53% menjadi 54%,” kata Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur Astra International, dalam keterangannya.

Astra International adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan penjualan berbagai merek sepeda motor seperti Toyota, Daihatsu, Isuzu, Peugeot, BMW, Lexus dan Honda.

Sementara laba bersih dari penjualan di sektor otomotif naik 56% menjadi Rp2,2 miliar.

Djony menjelaskan, kenaikan penjualan mobil didorong oleh beberapa produk yang memicu insentif PPN sementara untuk barang mewah.

Sebagai informasi, Pemerintah melalui Departemen Perindustrian menawarkan potongan harga Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBm) untuk mobil baru.

Rabat PPnBM mobil diberikan sebagai insentif agar pasar mobil nasional pulih kembali akibat pandemi Covid-19. Kebijakan ini pertama kali berlaku pada tahun 2021 dan efektif pada tahun 2022, namun dengan kondisi yang berbeda.

Selain itu, ia merinci penjualan kendaraan roda dua yang menjadi perhatian Astra Internasional. Penjualan sepeda motor Honda turun 6 persen menjadi 952.000 unit di kuartal pertama.

Penurunan penjualan sepeda motor sebagian disebabkan oleh masalah pasokan semikonduktor.

Pangsa pasarnya juga mengalami penurunan. 1 model baru dan 6 model revisi diluncurkan pada kuartal ini,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.